8.1.  Identifikasi Statis Tak Tentu

Konstruksi dapat digolongkan menjadi statis tak tentu apabila dalam menyelesaikan variabel-variabel yang belum diketahui tak cukup hanya dengan menggunakan tiga syarat keseimbangan.

Untuk mengetahui konstruksi statis tertentu atau statis tak tentu dapat diketahui dengan menggunakan prinsip aljabar. Jika variabel yang belum diketahui x, maka untuk menyelesaikannya minimum memerlukan x persamaan atau lebih. Persamaan yang tersedia hanya tiga yaitu ΣFx = 0, ΣF­y = 0 dan ΣM = 0. Jadi jika x ≤ 3, maka konstruksi statis tertentu. Jika x > 3, maka termasuk konstruksi tak tentu.

8.2. Konstruksi Jepit Rol

Konstruksi jepit rol dapat dijumpai pada waktu membubut dengan menggunakan jepit-senter.

81

8.2.1. Tumpuan jepit rol beban titik

Untuk menentukan reaksi-reaksinya dengan menggunakan cara super posisi. Konstruksi dipecah menjadi dua buah masalah, masing-masing menjadi kantilever beban titik di tengah dan kantilever beban titik di ujungnya.

82.jpg

Kedua konstruksi akan seimbang jika yB = yB……………………… (8.1)

Pada konstruksi I :

83.jpg

8.2.2.      Tumpuan jepit rol beban merata

Pada konstruksi tumpuan jepit rol beban merata, reaksi-reaksinya dapat ditentukan dengan cara superposisi

84.jpg

Dalam menentukan reaksi-reaksinya, konstruksi diubah menjadi kantilever beban merata penuh dan kantilever beban titik

Pada konstruksi  I :  Lenturan di titik B :

85.jpg

8.3. Tumpuan Jepit – Jepit

Contoh suatu konstruksi dengan tumpuan jepit-jepit, dapat dijumpai pada gelagar yang kedua ujungnya dilas atau dibaut. Contoh batang dengan tumpuan jepit dapat dilihat pada gambar berikut

86.jpg

Pada tumpuan jepit-jepit, jumlah variabel yang belum diketahui ada 6 buah, masing-masing RBx, RBy­,­ R­­­Ax, RAy MA, dan MB. Jumlah persamaannya ada tiga buah antara lain Σ M = 0, Σ Fx = 0, dan Σ Fy = 0. Karena x = 6 atau x > 3, maka konstruksi tersebut termasuk statis tak tentu. Untuk menentukan reaksi–reaksinya dapat dicari dengan metode luas bidang momen. Penyelesaiannya dengan cara dipecah menjadi dua persoalan yaitu konstruksi batang tumpuan beban titik dan batang tumpuan jepit-jepit(lihat gambar)

87.jpg

88.jpg

89.jpg

90.jpg

8.4.   Konstruksi Batang Tumpuan Ganda Tiga

8.4.1. Konstruksi Batang Tumpuan Ganda Tiga Beban Titik

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s